Home / analysis / mengatasi klotok-klotok di all new cb 150 cbr 150 sonic 150

mengatasi klotok-klotok di all new cb 150 cbr 150 sonic 150

Halo pemirsah yang budiman salam mawut

Produk baru, penyakit lama.. Entah apa yang terjadi nih sama mesin K56A turunan dari K45A dahulu.. bunyi berisik mirip klotok klotok masih saja hadir..Mesin K56A adalah kode mesin milik Honda Sonic,all new cbr 150, supra GTR 150 dan juga Honda New CB150R semuanya merupakan turunan dari mesin K45A milik Honda CB150SF dan New CBR150R K45G walaupun secara kontruksi mesin justru mirip dengan cbr 250 jomblo. Seharusnya dengan terbarukannya mesin ini maka beberapa keluhan seharusnya sih suda dieliminasi dong oleh AHM. Tapi malah terjadi bunyi klotok klotok tersebut semakin bnayak keluahanya

motor dengan mesin seragam K56A

penyebab dari bunti klotok-klotok

LAT merupakan singkatan dari Lifter Assy Tensioner, ya menurut mekanik AHASS yang menangani keluhan motor dengan mesin K56A, itulah biang pangkal permasalahan bunyi klotok klotok pada mesin New CB150R dan Honda Sonic tersebut 

Nama lainnya di dunia perbengkelan yaitu stut keteng, tensioner rantai keteng, tonjokan keteng, kamvrat  dan sebutan lainnya. Yang pasti meskipun istilah berbeda, antara mekanik satu dengan lainnya paham kok komponen yang dimaksud. LAT ini sudah automatic adjuster dan lebih praktis dari model manual adjuster yang dapat distel sendiri sesuai kebutuhan ketika terdengar suara gemericik di area rantai keteng.

Secara singkat, LAT ini memiliki kekurangan pada kualitas pembuatannya yang membuat kinerjanya tidak lagi optimal yang membuat ketegangan/ kekerasan rantai keteng tidak terjaga seperti seharusnya, simpelnya, rantai keteng selalu kendur sehingga menimbulkan bunyi. honda memang menyediakan garansi 3 tahun untuk pergantian part ini, akan tetapi yang sering terjadi adalah harus indenya part ini yg gak sebentar pada kasus sonic punya abang saya petugas dari ahm bilang indent selama 3 bulan kemudian dari teman saya penunggang cb150 di indent 2 minggu. namun ada cerita tambahan dari teman saya ini dimana penyakit klotok2 itu muncul lagi stelah 2 bulan pergantian tensioner dari AHM.

udah ganti tensioner tapi 2 bulan bunyi lagi

Tensioner sebenarnya bertugas menjaga tegangan rantai kamrat atau rantai keteng agar proses buka dan tutup valve lebih presisi sesuai timing pengapian (ga loncat) dan meredam suara rantai keteng (anti klotok2). namun tensioner original punya AHM tidak mampu untuk melakukan tugusanya menjaga rantai kamprat karena pitanya yang banyak mekanik bilang lemah. nah setelah konsultasi dengan JA akhirnya JA menyarankan untuk mengganti dengan tensioner racing dengan System tensioner ini mirip rivet alias cable ties yang JA dapat di chungbikeshop (silahkan kontak di wa 085643323647 jika membutuhkan)

system rivet

berbeda dengan tensioener bawaan yang sistem pita. System tensioner ini mirip rivet alias cable ties. Saat dia merasakan kendor tonjokan akan maju oleh dorongan per di dalamnya secara otomatis. Dan akan tetap di posisi tersebut karena tertahan oleh gerigi. jadi waluapun rantai keteng udah kendor tetap aman dan senyap karena otomatis tertekan sehingga tegangan rantai keteng akan selalu menyesuaikan.tensioner juga lebih panjang dari panjang tensioner orinya sehingga dijamin lebih awet

lebih pajang 3mm

dan benar setelah mengganti tensioner ori dengan tensioner racing model rivet ini motor sudah tidak pernah keluar bunyi klotok klotok lagi walaupun sudah menginjak 5 bulan

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

About clancis

saya hanya seorang manusia biasa yang cinta pada hoby berkendara menyongsong semanggat brotherhood dan berbagi ilmu tentang semua yang pernah di alami maupun yang saya kuasai

Check Also

modifikasi = pencarian motor yang sempurna

selamat pagi pemirsah salam sejahtera tuk kita semua. kali JA akan bahas topik yang lagi ...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *