Home / tips and trick / ilmu melakukan cornering

ilmu melakukan cornering

selamat sore pemirsah salam sejahtera bagi kita semua semoga tuhan selalu memberi keselamatan pada kita semua

kali ini JA akan berbagi pengetahuan tentang ilmu cornering dalam bahasa sederhananya adalah cara melahap tikungan. cornering memang asik dan jujur JA mulai menikmati sensasi cornering lebih menyenangkan daripada speeding. yang akan JA bagi pada kali ini mungkin sekedar menambah sedikit ilmu tentang apa yang perlu di ketahui sebelum melakukan cornering. ilmu yang JA peroleh adalah dari pengalaman dan hasil sharing dari anak cbr club yogyakarta (bikers motogp versi jogja hahaha)tempat ane bernaung dan berseduluran saat ini.

ilmu melakukan cornering
mas rusy CCY

 dalam melahap tikungan ada beberapa hal yang perlu di ketahui dan di siapkan sebelum melakukan cornering karena cornering termasuk dalam kategori yang non-safety riding untuk dilakukan di jalan umum. namun kita memang harus mengakui bahwa ketidaktersediaan track dan mahalnya ongkos ngetrack yang bikin banyak orang melakukan speeding dan corenering di jalan umum.

1.siapkan diri anda dan kendaraan

hal paling krucial dalam berkendara adalah persiapan diri kita sebelum berkendara. pakailah riding gear yang mendukung keselmatan seperti helm, jaket, sepatu, glove dan protector. jika punya pakailah racing suit supaya makin aman…kemudian tanamkan dalam pikiran anda keyakinan bahwa anda mampu untuk melakukan cornering (ati kudu mantep) dan jangan lupa selalu berdoa dan remember to always hope for the best and prepare for the worst.

ilmu melakukan cornering
Perlengkapan berkendaraan

jangan lupa siapkan kendaraan anda dengan baik pula. jangan sekali2 melakukan cornering jika motor anda dirasa ada yang gak bener misal ban udah gundul, shock udah mati, rangka udah gak senter dan bearing koclak. motor harus dalam kondisi baik cek . dan sinkronkan kemampuan anda dan motor anda. ini penting menginggat jika salah satu tidak imbang maka bisa berbahaya

2.pahami jalan yang akan dilalui

hal kedua terpenting sebelum melakukan cornering adlah pahami track yang akan anda lalui…kenali jenis tikungan pada semua aspek seperti suduk belokan, turunan, kemiringan aspal, gelombang, dan kondisi aspal apakah ada lobang, berpasir maupun basah. jika anda baru akan melahap tikungan baru…usakan jangan di depan jika berombongan. JA selalu di belakang jika akan melewati track yang belum JA pahami. pastikan jalanan dalam kondisi sepi dan yang paling penting adalah focus selalu focus pada marka jalan karena di jalan umum itulah racing line anda.

ilmu melakukan cornering di piyungan
belokan piyungan

3.posisi dalam  saat cornering

nah ini hal yang kadang orang belum tau dalam melakukan cornering yaitu posisi saat melakukan cornering. dalam tahap dasar yang paling adalah membagi beban antara depan dan belakang biasa disebut weight distribution (cmiiw). hal ini bisa berbeda2 tergantung pembagian beban pada setiap motor. contohnya weight distribution antara ninja 250 fi dengan R25 berbeda maka posisi riding saat nekuk body motor pun bisa berbeda. pengalaman JA nekuk r25 cukup dengan menarik bokong lebih kebelakang seat sedangkan waktu nekuk ninin JA mesti nurunin bokong ke samping kiri dan kanan. yang JA lakukan adalah sebatas insting dimana body ninin cenderung agak sulit di ajak miring dari pada r25. posisi tangan dan kepala saat megang kendali pun di perhatikan karena terkadang ada beberapa motor yang akan mbanting dan ngeol jika tidak di tahan stang dan beban kebelakang. ini sering terjadi pada motor yg pake proarm (ampun dah)

ilmu melakukan cornering
Postur Body saat Cornering

4. breaking and shifting

pada saat kita melakukan cornering ngerem adalah haram hukumnya. itu pelajaran pertama JA dari anak2 CCY. dan memang ngerem saat cornering di kecepatan tinggi sangatlah berbahaya. breaking roda belakang bisa bikin roda langsung ngeol dan bisa langsung ndlosor. brekaing roda depan pantulan balik dari shock depan bisa bikin posisi jadi tegak dan bisa bikin mblandang. belum lagi jika ketemu yg namanya pasir…ngerem pasti langsung lost grip . trus bagaimana caranya pling aman untuk mengurangi kecepatan? jawabanya adalah engine breaking. hal ini paling aman karena engine breaking tidak langsung menstop roda namun memperlambat roda. tetatpi jangan sampai downshifting lebih dari 2 percepatan. misal dari gigi 4 langsung ke gigi 2 karena rasio gear bisa hancur.

5. aplikasikan part2 pendukung cornering.

pengaplikasian part pendukung cornering bisa sangat membantu dalam melakukan cornering. gunakan ban dengan soft compund karena ban ini memiliki grip ke aspal yang sangat baik. kemudian pakailah underbone untuk lebih memudahkan shifting gear. kemudian aplikasikan stering damper untuk meringkankan kerja tangan dalam mempertahankan posisi stang. kemudian jika punya dana lebih pakai shock upsidedown. jangan beli yang murahan. minimal limbah moge klo bisa pake usd cap ohlin (jual motor beli shock)hehehe.

ilmu melakukan cornering
part2 cornering

in short, cornering adalah salah satu kenikmatan selain speeding dalam dunia riding. bahaya dari cornering pun sama dengan dengan spedding. namun baik speeding maupun cornering bisa menjadi aman dan menyenangkan dengan di dukung dari kesiapan rider dan motornya. keduanya harus sinkron dan menjadi satu. dimana keyakinan rider dalam melibas tikungan harus di dukung dengan kondisi motor yang memadai. ilmu yg JA bagi mungkin masih kurang karena JA masih newbie dalam hal ini. silahakan untuk di kritik dan di coreksi jika masih ada yang perlu di benahi dalm article ini.  salam ngeplek

facebooktwittergoogle_plusredditpinterestlinkedinmail

About clancis

saya hanya seorang manusia biasa yang cinta pada hoby berkendara menyongsong semanggat brotherhood dan berbagi ilmu tentang semua yang pernah di alami maupun yang saya kuasai

Check Also

tutup tangki seret

servis tutup tangki honda cbr

selamat malam pemirsa…salam sejathtera kali ini JA akan berbagi tips DIY bukan daerah istimewa yogyakarta ...

2 comments

  1. mantap maaaaanggg

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *